Beranda › Daftar 114 Surat › Surat Al-Qiyamah

Surat Al-Qiyamah

سورة القيامة

Hari Berbangkit: surat ke-75 dari 114, Makkiyah, 40 ayat. Teks Arab lengkap dengan rasm Utsmani (Hafs ‘an ‘Ashim), tulisan latin dan artinya. Juga ditulis Al-Qiyaama.

#75Makkiyah40 ayat
Baca dan dengarkan di aplikasiDengarkan para qari
Nomor surat
75
Jumlah ayat
40
Golongan
Makkiyah
Juz
29
Halaman mushaf
577-578

Dengarkan · Mishary Rashid Alafasy

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

لَآ أُقْسِمُ بِيَوْمِ ٱلْقِيَٰمَةِ ﴿١﴾

Laaa uqsimu bi yawmil qiyaamah

1Aku bersumpah demi hari kiamat,

وَلَآ أُقْسِمُ بِٱلنَّفْسِ ٱللَّوَّامَةِ ﴿٢﴾

Wa laaa uqsimu bin nafsil lawwaamah

2dan aku bersumpah dengan jiwa yang amat menyesali (dirinya sendiri).

أَيَحْسَبُ ٱلْإِنسَٰنُ أَلَّن نَّجْمَعَ عِظَامَهُۥ ﴿٣﴾

Ayahsabul insaanu al lan najm'a 'izaamah

3Apakah manusia mengira, bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang belulangnya?

بَلَىٰ قَٰدِرِينَ عَلَىٰٓ أَن نُّسَوِّىَ بَنَانَهُۥ ﴿٤﴾

Balaa qaadireena 'alaaa an nusawwiya banaanah

4Bukan demikian, sebenarnya Kami kuasa menyusun (kembali) jari jemarinya dengan sempurna.

بَلْ يُرِيدُ ٱلْإِنسَٰنُ لِيَفْجُرَ أَمَامَهُۥ ﴿٥﴾

Bal yureedul insaanu liyafjura amaamah

5Bahkan manusia itu hendak membuat maksiat terus menerus.

يَسْـَٔلُ أَيَّانَ يَوْمُ ٱلْقِيَٰمَةِ ﴿٦﴾

Yas'alu ayyyaana yawmul qiyaamah

6Ia berkata: "Bilakah hari kiamat itu?"

فَإِذَا بَرِقَ ٱلْبَصَرُ ﴿٧﴾

Fa izaa bariqal basar

7Maka apabila mata terbelalak (ketakutan),

وَخَسَفَ ٱلْقَمَرُ ﴿٨﴾

We khasafal qamar

8dan apabila bulan telah hilang cahayanya,

وَجُمِعَ ٱلشَّمْسُ وَٱلْقَمَرُ ﴿٩﴾

Wa jumi'ash shamusu wal qamar

9dan matahari dan bulan dikumpulkan,

يَقُولُ ٱلْإِنسَٰنُ يَوْمَئِذٍ أَيْنَ ٱلْمَفَرُّ ﴿١٠﴾

Yaqoolul insaanu yaw ma 'izin aynal mafarr

10pada hari itu manusia berkata: "Ke mana tempat berlari?"

كَلَّا لَا وَزَرَ ﴿١١﴾

Kallaa laa wazar

11sekali-kali tidak! Tidak ada tempat berlindung!

إِلَىٰ رَبِّكَ يَوْمَئِذٍ ٱلْمُسْتَقَرُّ ﴿١٢﴾

Ilaa rabbika yawma 'izinil mustaqarr

12Hanya kepada Tuhanmu sajalah pada hari itu tempat kembali.

يُنَبَّؤُا۟ ٱلْإِنسَٰنُ يَوْمَئِذٍۭ بِمَا قَدَّمَ وَأَخَّرَ ﴿١٣﴾

Yunabba 'ul insaanu yawma 'izim bimaa qaddama wa akhkhar

13Pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang telah dikerjakannya dan apa yang dilalaikannya.

بَلِ ٱلْإِنسَٰنُ عَلَىٰ نَفْسِهِۦ بَصِيرَةٌۭ ﴿١٤﴾

Balil insaanu 'alaa nafsihee baseerah

14Bahkan manusia itu menjadi saksi atas dirinya sendiri,

وَلَوْ أَلْقَىٰ مَعَاذِيرَهُۥ ﴿١٥﴾

Wa law alqaa ma'aazeerah

15meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya.

لَا تُحَرِّكْ بِهِۦ لِسَانَكَ لِتَعْجَلَ بِهِۦٓ ﴿١٦﴾

Laa tuharrik bihee lisaa naka lita'jala bih

16Janganlah kamu gerakkan lidahmu untuk (membaca) Al Quran karena hendak cepat-cepat (menguasai)nya.

إِنَّ عَلَيْنَا جَمْعَهُۥ وَقُرْءَانَهُۥ ﴿١٧﴾

Inna 'alainaa jam'ahoo wa qur aanah

17Sesungguhnya atas tanggungan Kamilah mengumpulkannya (di dadamu) dan (membuatmu pandai) membacanya.

فَإِذَا قَرَأْنَٰهُ فَٱتَّبِعْ قُرْءَانَهُۥ ﴿١٨﴾

Fa izaa qaraanaahu fattabi' qur aanah

18Apabila Kami telah selesai membacakannya maka ikutilah bacaannya itu.

ثُمَّ إِنَّ عَلَيْنَا بَيَانَهُۥ ﴿١٩﴾

Summa inna 'alainaa bayaanah

19Kemudian, sesungguhnya atas tanggungan Kamilah penjelasannya.

كَلَّا بَلْ تُحِبُّونَ ٱلْعَاجِلَةَ ﴿٢٠﴾

Kallaa bal tuhibboonal 'aajilah

20Sekali-kali janganlah demikian. Sebenarnya kamu (hai manusia) mencintai kehidupan dunia,

وَتَذَرُونَ ٱلْءَاخِرَةَ ﴿٢١﴾

Wa tazaroonal Aakhirah

21dan meninggalkan (kehidupan) akhirat.

وُجُوهٌۭ يَوْمَئِذٍۢ نَّاضِرَةٌ ﴿٢٢﴾

Wujoohuny yawma 'izin naadirah

22Wajah-wajah (orang-orang mukmin) pada hari itu berseri-seri.

إِلَىٰ رَبِّهَا نَاظِرَةٌۭ ﴿٢٣﴾

Ilaa rabbihaa naazirah

23Kepada Tuhannyalah mereka melihat.

وَوُجُوهٌۭ يَوْمَئِذٍۭ بَاسِرَةٌۭ ﴿٢٤﴾

Wa wujoohuny yawma 'izim baasirah

24Dan wajah-wajah (orang kafir) pada hari itu muram,

تَظُنُّ أَن يُفْعَلَ بِهَا فَاقِرَةٌۭ ﴿٢٥﴾

Tazunnu any yuf'ala bihaa faaqirah

25mereka yakin bahwa akan ditimpakan kepadanya malapetaka yang amat dahsyat.

كَلَّآ إِذَا بَلَغَتِ ٱلتَّرَاقِىَ ﴿٢٦﴾

Kallaaa izaa balaghatit taraaqee

26Sekali-kali jangan. Apabila nafas (seseorang) telah (mendesak) sampai ke kerongkongan,

وَقِيلَ مَنْ ۜ رَاقٍۢ ﴿٢٧﴾

Wa qeela man raaq

27dan dikatakan (kepadanya): "Siapakah yang dapat menyembuhkan?",

وَظَنَّ أَنَّهُ ٱلْفِرَاقُ ﴿٢٨﴾

Wa zanna annahul firaaq

28dan dia yakin bahwa sesungguhnya itulah waktu perpisahan (dengan dunia),

وَٱلْتَفَّتِ ٱلسَّاقُ بِٱلسَّاقِ ﴿٢٩﴾

Waltaffatis saaqu bissaaq

29dan bertaut betis (kiri) dan betis (kanan),

إِلَىٰ رَبِّكَ يَوْمَئِذٍ ٱلْمَسَاقُ ﴿٣٠﴾

Ilaa rabbika yawma'izinil masaaq

30kepada Tuhanmulah pada hari itu kamu dihalau.

فَلَا صَدَّقَ وَلَا صَلَّىٰ ﴿٣١﴾

Falaa saddaqa wa laa sallaa

31Dan ia tidak mau membenarkan (Rasul dan Al Quran) dan tidak mau mengerjakan shalat,

وَلَٰكِن كَذَّبَ وَتَوَلَّىٰ ﴿٣٢﴾

Wa laakin kazzaba wa tawalla

32tetapi ia mendustakan (Rasul) dam berpaling (dari kebenaran),

ثُمَّ ذَهَبَ إِلَىٰٓ أَهْلِهِۦ يَتَمَطَّىٰٓ ﴿٣٣﴾

Summa zahaba ilaaa ahlihee yatamatta

33kemudian ia pergi kepada ahlinya dengan berlagak (sombong).

أَوْلَىٰ لَكَ فَأَوْلَىٰ ﴿٣٤﴾

Awlaa laka fa awlaa

34Kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu,

ثُمَّ أَوْلَىٰ لَكَ فَأَوْلَىٰٓ ﴿٣٥﴾

Summa awlaa laka fa awla

35kemudian kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu.

أَيَحْسَبُ ٱلْإِنسَٰنُ أَن يُتْرَكَ سُدًى ﴿٣٦﴾

Ayahsabul insaanu anyytraka sudaa

36Apakah manusia mengira, bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggung jawaban)?

أَلَمْ يَكُ نُطْفَةًۭ مِّن مَّنِىٍّۢ يُمْنَىٰ ﴿٣٧﴾

Alam yaku nutfatam mim maniyyiny yumnaa

37Bukankah dia dahulu setetes mani yang ditumpahkan (ke dalam rahim),

ثُمَّ كَانَ عَلَقَةًۭ فَخَلَقَ فَسَوَّىٰ ﴿٣٨﴾

Summa kaana 'alaqata fakhalaq fasawwaa

38kemudian mani itu menjadi segumpal darah, lalu Allah menciptakannya, dan menyempurnakannya,

فَجَعَلَ مِنْهُ ٱلزَّوْجَيْنِ ٱلذَّكَرَ وَٱلْأُنثَىٰٓ ﴿٣٩﴾

Faja'ala minhuz zawjayniz zakara wal unsaa

39lalu Allah menjadikan daripadanya sepasang: laki-laki dan perempuan.

أَلَيْسَ ذَٰلِكَ بِقَٰدِرٍ عَلَىٰٓ أَن يُحْۦِىَ ٱلْمَوْتَىٰ ﴿٤٠﴾

Alaisa zaalika biqaadirin 'alaaa any yuhyiyal mawtaa

40Bukankah (Allah yang berbuat) demikian berkuasa (pula) menghidupkan orang mati?

Teks Al-Qur’an: Proyek Tanzil (tanzil.net), rasm Utsmani, salinan persis, CC BY 3.0. Terjemahan: Terjemahan Bahasa Indonesia (alquran.cloud). Latin: alquran.cloud.

Berapa jumlah ayat Surat Al-Qiyamah?

Surat Al-Qiyamah terdiri dari 40 ayat.

Apakah Surat Al-Qiyamah Makkiyah atau Madaniyah?

Surat Al-Qiyamah termasuk surat Makkiyah, urutan ke-75 dalam mushaf.

Surat Al-Qiyamah ada di juz berapa?

Surat Al-Qiyamah ada di juz 29, halaman 577-578 mushaf Madinah.